Jenis-jenis Sel Elektrokimia

a) Sel Galvani merupakan sel bimetal karena memiliki elektroda logam yang berbeda dan arus listrik mengalir searah jarum jam seperti ditunjukkan pada Gambar 2.2a oleh tanda panah. Peristiwa elektrokimia ini menghasilkan energi listrik dari energi kimia yang tersimpan dalam anoda logam. Akibatnya, arus mengalir dari katoda ke anoda melalui rangkaian logam dan daya listrik, P = EI, dihasilkan. Hukum Faraday tentang elektrolisis dipatuhi untuk membentuk reaksi-reaksi elektrokimia dengan prinsip stoikiometri elektrokimia sehingga reaksi redoks terjadi secara spontan tanpa bantuan catu daya eksternal.

b) Sel Elektrolisis, di mana arus mengalir searah jarum jam seperti yang ditunjukkan pada Gambar 2.2b, tetapi sumber daya dari baterai. Sel memiliki elektroda dapat bimetal atau mono-logam. Sel ini mengkonsumsi daya, P = EI, dan reaksi sel didorong ke arah yang berlawanan dengan sel galvani; yaitu, reaksi spontan galvani didorong mundur. Ini dimungkinkan jika potensial yang diterapkan lebih besar dari potensial galvani. Jenis sel ini sangat berguna dalam bidang elektrometalurgi untuk memulihkan logam dari bijih oksida dengan melapisi ion logam pada katoda. Oleh karena itu, jika arus mengalir, maka prinsip stoikiometri elektrokimia digunakan untuk menghasilkan reaksi elektrokimia melalui proses elektrolisis dan ion logam disimpan pada permukaan katoda. Elektrolisis adalah singkatan dari proses elektrokimia di mana reaksi redoks dipaksa (non-spontan) terjadi dengan melewatkan arus searah (DC) melalui elektrolit. Oleh karena itu, Eelektrolisis > Egalvani, tetapi perbedaan potensial sel yang dapat diukur dalam sel elektrolisis atau galvani dapat dipengaruhi oleh penurunan potensial Ohm (E = IR). Tabel berikut daftar perbandingan antara sel galvani dan elektrolitisis.

Sumber: Nestor Perez, Department of Mechanical Engineering, University of Puerto Rico, 2004

c) Sel Konsentrasi memiliki elektroda mono-logam, tetapi anoda direndam dalam daerah elektrolit terkonsentrasi (pekat) seperti yang ditunjukkan pada Gambar 2.2c. Sel ini memiliki elektroda yang terbuat dari logam yang sama dan mirip dengan galvani sehubungan dengan polaritas elektroda dan arah aliran arus. Elektroda direndam dalam elektrolit nonhomogen, tetapi anoda berada dalam bagian elektrolit pekat di mana konsentrasi spesi j adalah Cj(anoda) > Cj(katoda).
Share:

No comments:

Post a Comment

Post Populer

BERLANGGANAN

ANGGOTA

Post Terbaru