Monday, April 24, 2017

Tujuan dan Dimensi Penilaian Proses Belajar Mengajar

Penilaian terhadap proses belajar mengajar bertujuan sedikit berbeda dengan tujuan penilaian hasil belajar. Penialaian hasil belajar lebih ditekankan pada penguasaan tujuan pengajaran atau tujuan instruksional oleh para siswa. Penilaian proses belajar mengajar lebih ditekankan pada perbaikan dan pengoptimalan kegiatan belajar mengajar terutama efesiensi, efektivitas dan produktivitas.
1) efisiensi dan keefektifan pencapaian tujuan instruksional
2) keefektifan dan relevansi bahan pengajaran
3) produktivitas kegiatan belajar mengajar
4) keefektifan sumber dan sarana pengajaran
5) keefektifan penilaian hasil dan proses belajar

Sejalan dengan tujuan tersebut, dimnesi penilaian proses belajar mengajar berkenaan dengan komponen-komponen yang membentuk proses belajar mengajar dan keterkaitan atau hubungan antara komponen-komponen tersebut. Komponen pengajaran sebagai dimensi penilaian proses belajar mengajar mencakup:

1) tujuan pengajaran atau tujuan instruksional
Meliputi aspek-aspek ruang lingkup tujuan, kompetensi yang terkandung dalamnya, rumusan tujuan, tingkat kesulitan pencapaian tujuan, kesesuaian dengan kemampuan siswa, jumlah dan waktu yang tersedia untuk mencapainya, kesesuaian dengan kurikulum yang berlaku, dan keterlaksanaannya dalam pengajaran.

2) bahan pengajaran
Meliputi ruang lingkupnya, kesesuaian dengan tujuan, tingkat kesulitan bahan, kemudahan memperoleh dan mempelajarinya, daya gunanya bagi siswa, keterlaksanaan sesuai dengan waktu yang tersedia, sumber-sumber untuk mempelajarinya, cara mempelajarinya, kesinambungan bahan pengajaran, relevansi bahan dengan kebutuhan siswa, prasyarat mempelajarinya.

3) kondisi siswa dan kegiatan/perbuatan belajarnya
Meliputi kemampuan prasyarat, minat dan perhatian, motivasi, sikap, cara belajar, kebiasaan belajar, kesulitan belajar, fasilitas belajar yang dimiliki, hubungan sosial dengan teman sekelas, masalah belajar yang dihadapi, karakteristik dan kepribadian, kebutuhan belajar, identitas siswa dan keluarganya yang erat kaitannya dengan pendidikan doi sekolah.

4) kondisi guru dan kegitan/perbuatan mengajarnya
Meliputi penguasaan materi pelajaran, keterampilan mengajar, sikap keguruan, pengalaman mengajar, cara mengajar, cara menilai, kemauan mengembangkan profesinya, keterampilan berkomunikasi, kepribadian, kemauan dan kemampuan memberikan bantuan dan bimbingan kepada siswa, hubungan dengan siswa dan dengan rekan sejawat, penampilan diri, keterampilan yang dimiliki.

5) alat dan sumber belajar yang digunakan
Meliputi jenis alat dan jumlahnya, daya guna, kemudahan pengadaanya, kelengkapannya, manfaatnya bagi siswa dan guru, cara menggunakannya. Termasuk alat peraga, buku sumber, laboratorium dan perlengkapan belajar lainnya.

6) teknik dan cara penilaian
Meliputi jenis alat penilaian yang digunakan, isi dan rumusan pertanyaan, pemeriksaan dan interpretasinya, sistem penilaian yang digunakan, pelaksanaan penilaian, tindak lanjut hasil penilaian, pemanfaatan hasil penilaian, administrasi penilaian, tingkat kesulitan soal, validitas dan reliabilitas soal penilaian, daya pembeda, frekuensi penilaian, dan perencanaan penilaian.

0 komentar:

Post a Comment