Tuesday, April 11, 2017

c. Massa molekul dan massa rumus

Setiap senyawa didefinisikan oleh rumus kimia yang mengindikasikan jenis dan jumlah atom yang menyususn senyawa tersebut. Massa rumus (atau massa rumus kimia) didefinisikan sebagai jumlah massa atom berdasarkan jenis dan jumlah atom yang terdefinisi dalam rumus kimianya. Rumus kimia molekul disebut rumus molekul, dan massa rumus kimianya disebut dengan massa molekul. (Tidak mungkin mendefinisikan molekul untuk senyawa seperti natrium klorida. Massa rumus untuk NaCl digunakan sebagai ganti massa molekul). Misalkan, rumus molekul karbon dioksida adalah CO2, dan massa molekulnya adalah 12 +(2x 6) = 44. Seperti pada massa atom, baik massa rumus dan massa molekul tidak harus bilangan bulat. Misalnya, massa molekul hidrogen klorida (HCl) adalah 36,5. Bahkan bila jenis dan jumlah atom yang menyusun molekul identik, dua molekul mungkin memiliki massa molekul yang berbeda bila ada isostop berbeda yang terlibat.

Latihan Soal 1.3 Massa molekul senyawa yang mengandung isotop.

Hitung massa molekul air H2O dan air berat D2O (2H2O) dalam bilangan bulat. 

Jawab. 
Massa molekul H2O = (1 x 2) + 16 = 18, massa molekul D2O = (2 x 2) + 16 = 20. Perbedaan massa molekul H2O dan D2O sangat substansial, dan perbedaan sifat fisika dan sifat kimia antara kedua jenis senyawa ini tidak dapat diabaikan. H2O lebih mudah dielektrolisis daripada D2O. Jadi, sisa air setelah elektrolisis cenderung mengandung lebih banyak D2O daripada dalam air alami. 

0 komentar:

Post a Comment