1.2. Komponen-komponen materi

a. Atom
Dunia kita hari ini adalah dunia Kimia yang didasarkan pada teori atom. Satuan terkecil materi adalah atom. Materi didefinisikan sebagai kumpulan atom-atom. Definisi atom adalah komponen terkecil unsur yang tidak akan mengalami perubahan dalam reaksi Kimia sederhana (bukan reaksi inti). Semua atom terdiri atas komponen yang sama, sebuah inti dan elektron-elektron. Diameter inti berkisar antara 10–15-10–14 m, yakni sekitar 1/10.000 besarnya atom. Lebih dari 99 % massa atom terkonsentrasi di inti. Inti terdiri atas proton dan neutron, dan jumlahnya menentukan sifat suatu unsur.

Massa proton sekitar 1,67 x 10–27 kg dan memiliki muatan positif, yaitu 1,60 x 10–19 C (Coulomb). Muatan ini adalah satuan muatan listrik terkecil dan disebut muatan listrik elementer. Inti memiliki muatan listrik positif yang jumlahnya bergantung pada jumlah proton yang dikandungnya. Massa neutron hampir sama dengan massa proton, tetapi neutron tidak memiliki muatan listrik. Elektron adalah partikel dengan satuan muatan negatif, dan suatu atom tertentu mengandung sejumlah elektron yang sama dengan jumlah proton yang ada di inti atomnya pada keadaan dasar. Jadi atom pada keadaan dasar secara listrik bermuatan netral. Sifat partikel-partikel yang menyusun atom dirangkumkan pada Tabel 1.1.

Tabel 1.1 Sifat partikel penyusun atom.

Massa (kg)
Massa relatif
Muatan listrik (C)
Proton
1,672623 x 10-27
1836
1,602189 x 10-19
Neutron
1,674929 x 10-27
1839
0
Elektron
9,109390 x 10-31
1
-1,602189 x 10-19

Jumlah proton dalam inti disebut nomor atom. Jumah proton dan neutron disebut nomor massa. Karena massa proton dan neutron hampir sama, sedangkan massa elektron jauh lebih kecil sehingga dapat diabaikan dibandingkan massa neutron dan proton, massa suatu atom hampir sama dengan nomor massanya.

Bila nomor atom dan nomor massa suatu atom tertentu dinyatakan, nomor atom ditambahkan di kiri bawah simbol atom sebagai subscript atau indeks bawah, dan nomor massa di kiri atas sebagai superscript atau indeks atas. Misalnya untuk atom karbon dinyatakan sebagai 12­6C karena nomor atom karbon adalah 6 dan nomor massanya adalah 12. Kadang hanya nomor massanya yang dituliskan sebagai 12C.

Jumlah proton dan elektron yang dimiliki oleh suatu unsur menentukan sifat Kimia suatu unsur tersebut. Jumlah neutron mungkin bervariasi. Suatu unsur tertentu akan selalu memiliki nomor atom yang sama walaupun mungkin memiliki jumlah neutron yang berbeda-beda. Varian-varian ini yang disebut isotop. Sebagai contoh hidrogen memiliki isotop yang dituliskan pada tabel 1.2.

Tabel 1.2 Isotop-isotop hidrogen
Simbol
Nama
Jumlah proton
Jumlah neutron
1H
Hidrogen
1
0
2H atau D
Deuterium
1
1
3H atau T
Tritium
1
2


Banyak unsur yang ada secara alami di alam memiliki isotop-isotop. Beberapa memiliki lebih dari dua isotop. Sifat kimia isotop sangat mirip, hanya nomor massanya yang berbeda.


Share:

No comments:

Post a Comment

Post Populer

BERLANGGANAN

ANGGOTA

Blog Archive

Post Terbaru